MS WORD : HEADER AND FOOTER
MS EXCEL : PROB AND STDEV
Disusun oleh : Kelompok IX :
1. Amalia MW
2. Eka Yuliana
Putri
3. Fauzul Kasir
4. Rian
Sepriadi
Dosen Pengampu : Ferry Heryadi, M.Pd.I
SEKOLAH TINGGIILMU TARBIYAH AL-QURAN
AL-ITTIFAQIAH
INDRALAYA OGAN ILIR SUMATERA SELATAN
TAHUN AKADEMIK 2016/2017
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
BAB II
PEMBAHASAN
A. Header dan Footer
B. Page Number (Nomor
Halaman)
C. Fungsi PROB
D. Fungsi STDEV
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Pendidikan ilmu komputer adalah program studi berkonsentrasi
pada penerapan Ilmu Komputer dalam
dunia pendidikan.
Pendidkan ilmu komputer banyak membahas tentang isi dari komputer seperti
makalah kami yang berjudul “MS WORD : HEADER DAN FOOTER” yang menampilkan
informasi tentang dokumen yang dimunculkan setiap halaman atas dan bawah
dokumen. Dan juga “MS EXCEL : PROB DAN STDEV” yang menampilkan fungsi
kemungkinan dan nilai deviasi standar pada sebuah sampel.
B.
Rumusan Masalah
1.
Jelaskan header dan footer?
2.
Jelaskan page number?
3.
Jelaskan prob?
4.
Jelaskan stdev?
C.
Tujuan
1.
Menjelaskan header dan footer
2.
Menjelaskan page number
3.
Menjelaskan prob
4.
Menjelaskan stdev
BAB II
PEMBAHASAN
A. Header dan
Footer
Header dan footer biasanya digunakan untuk
menampilkan informasi tentang dokumen yang akan dimunculkan pada setiap halaman
atas maupun bawah dokumen. Informasi ini misalnya berupa nomor halaman, catatan
kaki, kop surat, dan lain sebagainya. Untuk menambahkan header dan footer,
ikuti langkah berikut
1. Aktifkan Ribbon Insert » Header atau Footer
2. Pilih bentuk header yang diinginkan
3.
Jika kamu melihat
bagian atas, kamu akan menemukan beberapa pilihan untuk isian Header seperti page number, picture, clip art, jarak antara Header
dengan konten dan pilihan untuk tutup pengaturan Header atau klik sembarang tempat pada bagian isi dokumen.
4.
Pilih bentuk
Footer yang kamu inginkan.
5.
Sama seperti
Header, pada Footer juga kamu akan mendapat beberapa pilihan untuk isian Footer
pada bagian atas seperti page
number, picture, clip art, jarak
antara Footer dengan konten dan pilihan untuk tutup pengaturan Footer atau klik sembarangan tempat pada bagian isi dokumen.[1]
B. Page Number
(Nomor Halaman)
Untuk menambahkan nomor halaman pada dokumen, ikuti
langkah-langkah berikut :
1. Aktifkan Ribbon Insert » Grup Header dan Footer » Page Numbers…
2. Jika ingin
menambahkan nomor halaman pada margin atas (header), klik perintah Top of
Page pada Menu Page Number. Atau peritah Bottom of Page apabila
anda ingin menabahkan nomor halaman pada margin bawah (footer).
3. Selanjutnya,
pilih style penomoran yang telah disediakan.[2]
C. Fungsi PROB
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan
nilai kemungkinan yang nilainya terletak diantara dua batasan (atas dan bawah).
PROB(X_range;Prob_range;Lower_limit;Upper_limit)
1.
X_range Diperlukan. Rentang
nilai numerik x yang memiliki kaitan dengan kemungkinan.
2.
Prob_range Diperlukan.
Serangkaian gambaran kemungkinan yang
dikaitkan dengan nilai-nilai dalam x_range.
3.
Lower_limit adalah nilai pokok
terendah sebagai nilai batas sebuah kemungkinan
4.
Upper_limit adalah
nilai pokok tertinggi sebagai nilai batas sebuah kemungkinan
5.
Jika nilai
Prob_range ˂ 0 atau ˃ 1, PROB menghasilkan nilai
kesalahan #NUM!.
6.
Jika jumlah nilai dalam
Prob_range tidak sama dengan 1, PROB menghasilkan nilai kesalahan #NUM!.
7.
Jika Upper_limit
dikosongkan, PROB menghasilkan nilai yang kemungkinansama dengan Lower_limit.
8.
Jika X_range dan
Prob_range diisi angka yang berbeda-beda, PROB menghasilkan nilai kesalahan
#N/A.[3]
A
|
B
|
|
1
|
Nilai dari X
|
Probabilitas
|
2
|
{0}
|
0,2
|
3
|
1
|
0,3
|
4
|
2
|
0,1
|
5
|
3
|
0,4
|
Rumus
|
Keterangan
|
Hasil
|
=PROB(A3:A6,B3:B6,2)
|
Probabilitas dengan x adalah 2.
|
0,1
|
=PROB(A3:A6,B3:B6,1,3)
|
Probabilitas dengan x antara 1 dan 3.
|
0,8
|
D.
Fungsi STDEV
Fungsi ini memperkirakan nilai deviasi standar pada sebuah sampel.
STDEV (Number1;Number2;....)
1.
Number1;Number2; ....., adalah argumen yang berisi sampel populasi.
Anda dapat menggunakan array tunggal atau range suatu array dengan menggunakan
tanda pemisah koma.
2.
Deviasi standar dapat dikalkulasi dengan menggunakan metode
“nonbiased” atau “n-1”.
3.
Persamaan untuk STDEV adalah :
Di mana x
adalah sampel rata-rata AVERAGE (Number1,Number2, ...) dan n adalah sampel
ukuran.[4]
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
F
|
G
|
H
|
I
|
J
|
K
|
|
1
|
D
|
1345
|
1301
|
1368
|
1322
|
1210
|
1370
|
1318
|
1350
|
1303
|
1299
|
Rumus
|
Keterangan
|
Hasil
|
=STDEV(B1:K1)
|
Deviasi
standar dari kekuatan patahan
|
27.46391572
|
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Header dan footer biasanya digunakan untuk
menampilkan informasi tentang dokumen yang akan dimunculkan pada setiap halaman
atas maupun bawah dokumen. Informasi ini misalnya berupa nomor halaman, catatan
kaki, kop surat, dan lain sebagainya.
Page number Untuk menambahkan nomor halaman pada dokumen pada bagian atas (top of page) dan bawah (bottom of page)
Fungsi prob digunakan untuk menghasilkan nilai kemungkinan yang nilainya terletak
diantara dua batasan (atas dan
bawah)
Fungsi stdev memperkirakan nilai deviasi standar pada sebuah sampel
DAFTAR PUSTAKA
Madcoms. Microsoft Excel 2007, Membangun Rumus dan Fungsi.
(Yokyakarta: ANDI, 2007)
Triwahyuni, Terra Ch. Abdul Kadir. Penuntun Praktis Membuat
Dokumen Microsoft Word. (Yogyakarta: ANDI, 2005).
Wahana Komputer. Short Course : Microsoft Word 2007.
(Yogyakarta: ANDI, 2009)
CATATAN
Pertanyaan!
1.
Azimah (kel. 5)
Jelaskan
apa itu fungsi STDEV?
2.
Nur Romantis (kel. 7)
Jelaskan
X_range, Prob_range, Lower_limit, Upper_limit dan seterusnya sampai no. 8 (hal.
6)?
Jawaban
1. Fungsi STDEV adalah mencari nilai standar deviasi (simpangan baku) dalam range sample data.
2. a. X_range adalah suatu nilai angka
x yang memiliki kaitan dengan kemungkinan.
b. Prob_range adalah suatu rangkaian
kemungkinan yang dikaitkan dengan nilai-nilai dalam X_range.
c. Lower_limit adalah nilai pokok terendah sebagai nilai batas sebuah kemungkinan
d. Upper_limit adalah nilai pokok tertinggi sebagai
nilai batas sebuah kemungkinan
e. jika nilai prob_range kurang dari 0 atau lebih besar
dari 1, maka kemungkinan akan menghasilkan nilai kesalahan #NUM!
f. jika jumlah nilai dalam Prob_range tidak sama dengan
1, maka kemungkinan akan menghasilkan nilai kesalahan #NUM!
g. Jika Upper limit dikosongkan atau tidak diisi,
kemungkinan akan menghasilkan nilai yang sama dengan Lowar_limit.
h. Jika X_range dan Prob_range diisi dengan angka yang
berbeda-beda, maka kemungkinan akan menghasilkan nilai kesalahan #N/A
[1] Terra Ch. Triwahyuni, Abdul Kadir. Penuntun Praktis Membuat
Dokumen Microsoft Word. (Yogyakarta: ANDI, 2005). Hal 133
[2] Wahana
Komputer. Short Course : Microsoft Word 2007. (Yogyakarta: ANDI, 2009)
Hal 143
[3] Madcoms. Microsoft
Excel 2007, Membangun Rumus dan Fungsi. (Yogyakarta: ANDI, 2007) Hal 142
[4] Madcoms. Microsoft
Excel 2007, Membangun Rumus dan Fungsi. (Yokyakarta: ANDI, 2007) Hal 149









Tidak ada komentar:
Posting Komentar