FUNGSI FONT, FONT SIZE, GROW FONT,
SHRINK FONT DALAM MICROSOFT WORD DAN FUNGSI AND, OR, IF, TRUE, FALSE
DALAM MIRCROSOFT EXCEL
MATA KULIAH:
PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER
DISUSUN OLEH:
KELOMPOK V
AZIMAH
MEDI
SUTRISNO
SYAHRIL
DOSEN PENGAMPU:
FERRY
HERYADI, S.Pd.I
SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH
AL-QUR’AN AL-ITTIFAQIAH
INDRALAYA OGAN ILIR SUMATERA
SELATAN
TAHUN AKADEMIK 2016-2017
A.
FUNGSI FONT, FONT SIZE, BOLD, ITALIC, UNDERLINE, STRIKETHROUGH, SUBSCRIPT, SUPERSCRIP, CANGE CASE, TEXT
HIGHLIGHT, FONT COLOUR, GROW FONT, SHRINK FONT, MICROSOFT WORD
Pada
menu Home dari Microsoft Office word terdapat toolbar menu kelompok font yang
fungsi utamanya adalah pengaturan text, huruf atau font yang digunakan pada
dokumen word yang anda buat. Di dalam toolbar menu kelompok font tersebut
terdapat kumpulan ikon-ikon yang membantu anda bekerja lebih cepat dalam
mengatur font atau huruf atau text yang anda gunakan. Berikut ini adalah
penjelasan fungsi atau kegunaan dari masing-masing ikon yang ada pada kelompok
font dari mmicrosoft office word.
Pada kesempatan kali ini adalah tampilan
kelompok font menggunakan aplikasi pengolah kata Microsoft office word 2007.
Ikon-ikon yang ada pada kelompok font pada aplikasi Microsoft word seperti
terlihat pada gambar di bawah ini :
Fungsi
dan kegunaan dari ikon-ikon pada kelompok Font dapat and abaca pada penjelasan
di bawah ini.
Font
:
Jika
anda mengarahkan kursor anda pada ikon ini, maka berarti anda akan memilih jenis huruf atau font yang
ingin anda gunakan pada dokumen ketikan anda. Umumnya huruf yang standar
digunakan pada pengetikan adalah huruf atau font times new roman atau arial.
Fungsi dari font
yaitu untuk memilih jenis-jenis huruf yang
ingin anda gunakan dalam penulisan, ada banyak jenis huruf disini.
Font
size
: yaitu
ikon untuk pengaturan ukuran besarnya huruf dalam font yang digunakan pada pengetikan. Standar
ukuran font yang umumnya digunakan adalah untuk jenis font times new roman
adalah untuk
judul 14 s/d 16 dan untuk text dalam paragraph adalah berukuran 12. Untuk jenis
font arial, untuk judul umumnya adalah berukuran 12-14 dan untuk text dalam
paragraph adalah berukuran 10-11.
Bold
: fungsi ikon ini adalah bertujuan
untuk membuat huruf dicetak tebal. Praktek penggunaannya adalah lakukan seleksi
pada huruf atau text yang akan anda buat tebal, setelah text anda seleksi
kemudian klik ikon Bold.
Italic
:
fungsi dari ikon ini adalah untuk membuat tulisan yang kita pilih menjadi
tercetal miring.
Underline
:
berfungsi untuk membuat tulisan yang kita pilih menjadi bergaris bawah.
Strikethrough
: fungsi ikon ini akan membuat efek pada text atau tulisan yang kita pilih
bertanda garis tercoret. Biasany digunakan untuk menandai suatu pilihan yang
tidak terpilih cukup dicoret.
Subscript : ikon
kelompok font yang ini akan berfungsi membuat tulisan mempunyai efek agak ke
bawah dan lebih kecil.
Superscript
:
ikon ini mempunyai yang bertolak belakang dengan fungsi ikon subscript. Yaitu
membuat efek tulisan menjadi agak ke atas dan terlihat lebih kecil. Seperti
untuk menulis huruf angka dalam lambang dalam matematika seperti persegi,
kuadrat, kubik, dll
Cange
case
: ikon ini berfungsi untuk mengatur merubah huruf besar menjadi kecil dan atau
sebaliknya.
-
Sentence case = huruf depan capital
-
Lowercase =
semua huruf kecil
-
Uppercase =
semua hufuf besar
-
Capitalize each word = semua huruf depan besar
-
Toggle case = semua huruf depan kecil &
huruf berikutnya besar
Text
Highlight Color : Fungsi ikon ini adalah untuk
memerikan warna yang berupa arsiran pada text, kalimat atau paragraph yang kita
pilih supaya lebih terlihat berbeda dan mencolok dari yang lainnya.
Font
Color : ikon ini mempunyai fungsi memberi warna pada
huruf yang digunakan. Misalnya huruf akan berwarna merah, hijau, kuning dan
yang lainnya sesuai pemiluhan warna yang kita pilih.
Grow Font
: fungsi ikon ini adalah akan memperbesar huruf yang digunakan.
Shrink
Font
: berfungsi sebaliknya dari fungsi Grow Font yaitu berfungsi untuk mengecilkan
huruf atau font yang digunakan.
Clear
Formating : ikon ini berguna untuk menghapus format atau
pengaturan yang ada pada obyek yang anda pilih.
B.
FUNGSI IF, AND, OR, TRUE, FALSE
DALAM MIRCROSOFT EXCEL
FUNGSI IF,
AND DAN OR
Fungsi IF, Fungsi AND dan OR adalah fungsi logika yang akan menghasilkan
nilai TRUE atau FALSE. Fungsi AND adalah sebagai berikut ini :
Di bawah ini
merupakan contoh pernyataan IF bertumpuk yang relatif standar untuk mengonversi
nilai ujian siswa menjadi peringkat huruf yang sama.
=IF(D2>89,"A",IF(D2>79,"B",IF(D2>69,"C",IF(D2>59,"D","F"))))
Pernyataan IF bertumpuk yang
kompleks ini mengikuti logika sederhana:
-
Jika Skor Ujian (di sel D2) lebih
besar dari 89, siswa akan mendapatkan A
-
Jika Skor Ujian lebih besar dari 79,
siswa akan mendapatkan B
-
Jika Skor Ujian lebih besar dari 69, siswa
akan mendapatkan C
-
Jika Skor Ujian lebih besar dari 59,
siswa akan mendapatkan D
-
Jika tidak siswa akan mendapatkan F
Contoh :
Pada kolom keterangan diisi dengan =AND(A3>=60,
B3>=60), logical1 = A3>=60, dan logical2 B3>=60, artinya kolom
keterangan akan bernilai TRUE jika dua kondisi logical1 (A3>=60) dan
logical2 (B3>=60) memenuhi syarat (seperti pada cell C3 bernilai TRUE karena
nilai cell A3 = 70 artinya memenuhi syarat dari kondisi logical1 A3>=60,
begitu B3 telah memenuhi
syarat dari kondisi logical2). Sedangkan pada cell C4 bernilai false
dikarenakan salah satu syarat dari dua kondisi
tidak terpenuhi
yaitu logical1 (A4>=60) dan nilai dari A4 adalah 55 maka tidak memenuhi
syarat. Fungsi and akan bernilai true jika semua syarat kondisi tersebut
terpenuhi.
Fungsi or sama dengan
penulisan Fungsi and, untuk memahami bentuk penulisan dan Fungsi or bisa di lihat pada gambar dibawah ini :
Contoh Fungsi OR
Pada Fungsi OR jika salah satu
syarat kondisi logical dipenuhi maka akan bernilai TRUE, dan jika semua syarat
tidak dipenuhi maka akan bernilai FALSE (seperti pada cell C6).
Sangat mudah memahami penggunaan
Fungsi OR dan AND, kalau bahasa indonesianya sih kata ATAU memiliki fungsi yang
berbeda dengan kata DAN.
Mengembalikan suatu nilai logika true, bisa menggunakan fungsi ini saat ingin mengembalikan nilai
berdasarkan kondisi true.
Contoh 1:=IF(A1=1,TRUE())
Kita juga bisa memasukkan nilai true secara otomatis ke dalam sel dan rumus tanpa menggunakan fungsi tersebut.
Contoh 2:
=IF(A1=1,TRUE)
Jika kondisi terpenuhi, Excel mengembalikan TRUE dalam contoh kedua. Jika kondisi tidak memenuhi, Excel akan mengembalikan FALSE di contoh kedua.
DAFTAR PUSTAKA
Buku
Panduan Aplikasi Microsoft Office, Lembaga Kursus dan Pelatihan Perfect
Course.


















Tidak ada komentar:
Posting Komentar