Kamis, 25 Mei 2017

PENERIMAAN MAHASISWA BARU



PENERIMAAN MAHASISWA BARU


Informasi Pendaftaran :


Waktu dan Tempat Pendaftaran Setiap Tahun Akademik :

Waktu :
1. Gelombang 1, 1 Juni s/d 31 Juli 
2. Gelombang 2, 19 Agustus s/d 19 September (jika porsi masih tersedia) 
3. Gelombang 3, Semester Genap Bulan Januari s/d Februari

Tempat :
Kantor STITQI (Gedung Putih Lt.2) Kampus Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya
Jl. LIntas Timur KM.36, Indralaya, Ogan Ilir – Sumatera Selatan. Kode Pos: 30662
Kontak STITQI :
      1. Tlp/Fax: (0711) 580793 | HP: 0815-3568536, 0852-68449595
       2. Email: smuhyidin@yahoo.com

Persyaratan :
1.       Mengisi formulir pendaftaran
  1. Fhoto chopy ijazah dilegalisir (3 lembar) dan yang belum menerima ijazah bisa juga dengan surat keterangan UN dari sekolah.
  2. Pas foto terbaru 2×3 dan 3×4 (3 lembar).
  3. Maf folio warna merah (3 lembar).
  4. Maf file warna merah (1 lembar).
  5. Membayar uang pendaftaran

BIODATA DAN ARTIKEL



BIODATA

Nama               : Amalia MW
NIM                : 2015.01.126
Prodi               : IV PAI B
No. HP            : 0857 8827 9977
Alamat             : Kayuagung, kab. OKI
TTL                 : Kayuagung, 03 Juni 1996
Anak               : ke 3 dari 6 bersaudara
Asal sekolah    : -SD 15 celikah, kayuagung
  -Mts. Al-Ittifaqiah, indralaya
  -SMA IT bina insani, kayuagung


Kesan Selama di STITQI :
Mendapatkan berbagai macam ilmu dan mengamalkan ilmu tersebut kepada orang-orang membutuhkan dan bertutur kata yang baik

Harapan STITQI ke Depan :
Semoga STITQI ke depan menjadi yang lebih baik, populer, dan menjadi salah satu universitas yang terbaik yang ada di Indonesia ini.

Opini Tentang Maraknya “Hoax” di Dunia Maya
Semakin maraknya penggunaan jejaring sosial dan internet, maka semakin meningkat pula upaya kasus penipuan. Mulai dari minta transfer uang hingga memungkinkan para pelaku kejahatan untuk mendapatkan akses berpura-pura menjadi teman kita di Facebook. Saatnya kewaspadaan ditingkatkan dengan tidak mudah percaya begitu saja apa dengan apa yang diunggah ke dunia maya.
Psikolog dari University of Melbourne, Australia, Brent Coker yang juga pakar perilaku di dunia maya mengatakan ada beberapa alasan mengapa berbagi dan menyukai postingan di Facebook. 
"Mengapa bisa menyebar dan menjalar, itu karena membangkitkan emosi yang kuat dan menciptakan sesuatu yang kita sebut gairah kognitif yang memotivasi orang untukbertindak," kata Dr Coker. "Dengan mendapatkan 'Likes' atau ketika postingan kita di-share, ada ganjaran psikologis yang besar."
Dr Coker mengatakan saat sebuah pesan dikirimkan dengan mengatasnamakan sebuah perusahaan, biasanya orang-orang sudah bisa bersikap skeptis. Tapi saat diunggah ke halaman Facebook, kemungkinan besar orang-orang malah menjadi percaya.
Diungkapkan oleh Kesubdit IT dan Cyber Crime Bareskrim Polri Kombes Pol Himawan Bayu Aji, masyarakat harus meneliti kebenaran berita sebelum mencernanya.
"Akhir-akhir ini memang banyak di media sosial, hal-hal yang berkaitan dengan berita yang perlu diteliti betul akurasi kebenarannya, kita sebut dengan hoax," kata Himawan saat ditemui usai menjadi pembicara di acara Indonesia Internet Expo and Summit yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di Jakarta, Kamis (24/11/2016).
Himawan mengatakan, sejauh ini Subdit Cyber Crime mengetahui ada beberapa cara penyebaran berita hoax di internet.
"Pertama kita sebut sebagai buzzerBuzzer itu awalnya adalah kegiatan positif untuk mempublikasikan dan memberitakan hal-hal positif tentang sebuah kegiatan. Namun selama perkembangannya banyak digunakan untuk menyebarkan hal-hal negatif, bahkan berita hoax," kata Himawan.
Ia menambahkan, dalam menyebarkan berita hoax, ada tim khusus yang memiliki kemampuan grafis. Sehingga bisa memberikan gambar atau kata-kata yang tidak sesuai dengan kebenarannya. Kemudian, berita hoax juga terlihat dari ketidaksesuaian antara judul dan isi.
Penyebaran berita hoax juga dilakukan oleh tim yang melakukan rayuan-rayuan dengan membuat akun-akun pro-kontra terhadap sesuatu. Menurut Himawan, biasanya si pembuat akun adalah orang yang sama namun memiliki beberapa akun.
"Pemilik akun itu sengaja membuat akun yang sifatnya pro dan ada yang kontra. Jadi sengaja membuat situasi jadi pro kontra dengan memancing warganet bergabung dalam diskusi itu," tutur Himawan.
Apapun motivasinya, hoax yang tersebar di internet sepertinya tidak akan menghilang begitu saja.
Jika kita perhatikan pesan-pesan berjenis kebohongan ini muncul di berbagai tempat secara bersamaan, ini menjadi tanda kalau masih akan ada.
"Kecepatan untuk membagi hoax ini punya peranan besar soal ini," jelas Dr Coker. Menurutnya, semakin cepat hoax itu menyebar, maka akan semakin besar kemungkinannya tetap berad di dunia maya, dan kadang meningkat jadi populer.
Sosiolog Universitas Nasional (Unas) Sigit Rochadi menekankan masyarakat juga jangan ikut meramaikan informasi hoax apalagi ikut menyebarkannya
"Masyarakat harus melakukan check and recheck atas suatu informasi. Selain itu, pemerintah harus gencar melakukan literasi media maya kepada masyarakat," kata Sigit saat berbincang dengan Okezone, Rabu (11/1/2017).
Kata Sigit, maraknya informasi hoax karena para pemimpin lembaga tidak mampu mengantisipasi perkembangan teknologi yang begitu pesat. Oleh sebab itu, harus segera dilaksanakan literasi media yang mendalam.
"Kegagapan para pemimpin lembaga ditunjukkan dengan tidak segera mengambil tindakan dan menjadi penonton atas perang hoax ini," tutupnya.


PARAGRAF, AVEDEV, AVERAGEA DAN AVERAGE IF

PARAGRAF, AVEDEV, AVERAGEA, DAN AVERAGE IF



DISUSUN
OLEH:
ANTEZAL KURNIAWAN
JUMIATI
RIZKI OKTAVIANSI
DOSEN PENGAMPU:
FERRY HERYADI

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL-QURAN AL-ITTIFAQIAH INDRALAYA OGAN ILIR SUMATERA SELATAN TAHUN AKADEMIK 2017



KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini, dengan harapan makalah ini dapat bermanfa’at bagi kita semua.
Sholawat serta salam marilah kita sanjungkan kepada nabi Muhammad SAW. semoga kita termasuk golongan umat Beliau yang akan mendapatkan syafa’atnya kelak.
Makalah ini di susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah TIK tahun akademik 2017 di samping itu untuk menambah wawasan tentang ”PARAGRAF, AVEDEV, AVERAGEA, DAN AVERAGEIF”.Penulis mengharapkan kritik, saran, serta pendapat dari semua pembaca nantinya demi perbaikan di masa mendatang..


                                                              Indralaya,   april 2017
                                                                                               
                                          Kelompok l



DAFTAR ISI

PARAGRAF, AVEDEV, AVERAGEA, DAN AVERAGEIF. i
KATA PENGANTAR.. ii
BAB I PEMBAHASAN.. 1
A.   Latar Belakang. 1
B.    Permasalahan. 1
C.   Tujuan. 1
BAB II PEMBAHASAN.. 2
A.   FUNGSI BERBAGAI MENU YANG ADA PADA MENU Paragraf. 2
B.    AVEDEV, AVERAGEA, DAN AVERAGEIF.. 5
BAB III PENUTUP.. 7
Kesimpulan. 7
DAFTAR PUSTAKA.. 8




BAB I

PEMBUKAAN

Dalam penulisan karya ilmiah seperti penulisan makalah, penulisan skripsi, penulisan tesis, penulisan disertasi, dan sebagainya haruslah mengtahui bagaimana penulisan karya ilmiah yang benar terutama dalam hal pengetikan karya ilmiah. Oleh karnanya, penting bagi seorang penulis mengetahui ikon-ikon yang terdapat didalamnya dan fungsi-fungsinya.
1.      Apa saja menu yang ada pada menu yang ada pada paragraf itu?
2.      Apa itu avedev?
3.      Apa itu averagea?
4.      Apa itu averageif?
1.      Untuk mengetahuimenu yang ada pada menu yang ada pada paragraf.
2.      Untuk mengetahui tentang avedev.
3.      Untuk mengetahui tentang averagea.
4.      Untuk mengetahui everageif.
 
   


BAB II

PEMBAHASAN


1.      Bullets, merupakan falsilitas yang digunakan sebagai tanda sebuah butir-butir dokumen yang berbentuk ikon-ikon.
Contoh:
Kekurangan media film
·         Biaya produksi tinggi dan mereka yang ahli dalam bidang itu masih langka.
·         Memproses film membutuhkan waktu sehingga tidak dapat diperoleh umpan balik langsung.
2.      Numbering, fasilitas yang digunakan sebagai tanda-tanda butir dokumen yang berbentuk angka.
Contoh:
Kekurangan media film
1)      Biaya produksi tinggi dan mereka yang ahli dalam bidang itu masih langka.
2)      Memproses film membutuhkan waktu sehingga tidak dapat diperoleh umpan balik langsung.
3.      Multievel List, fungsinya sama denga bullets dan juga numbering hanya saja pada menu ini tampilannya berbentuk tingkatan.
Contoh:
Rukun wudhu
1.      Niat
a.       Lafadz
b.      Terjemah
4.      Decrease Indent, digunakan untuk membuat paragraf menjorok kekiri.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa denga menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
5.      Increase Indent, digunakan untuk membuat paragraf menjorok kekanan.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa denga menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
6.      Sort, digunakan untuk mengurutkan baris dokumen.
7.      Show/hide, digunakan untuk membuat tanda pada setip enter yang kita buat.
8.      Align Left, digunakan untuk membuat satu paragraf menjadi rata kiri.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa denga menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
9.      Center, digunakan untuk membuat satu paragraf menjadi rata tengah.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa denga menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
10.  Align Right,, digunakan untuk membuat satu paragraf menjadi rata kanan.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa dengan menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
11.  Justify, digunakan untuk membuat satu paragraf menjadi rata kanan dan rata kiri.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa dengan menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
12.  Line and Paragraf Spaching,digunakan untuk mengatur jarak spasi antar baris.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa dengan menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
13.  Shading,digunakan untuk memberi warna pada backround.
Contoh:
Media Film adalah penyampaian bahan ajar oleh guru kepada siswa denga menggunakan media berupa film, baik film bingkai maupun film rangkai guna mencapai tujuan pembelajaran dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
14.  Border, digunakan untuk membuat sebuah tabel.[1]

1.      Avedev
Adalah ukuran variabilitas dalam sekumpulan data. Avedev digunakan untuk memperoleh nilai hasil rata-rata.
Rumus: =AVEDEV(C2:C11)
Prestasi Akademik Siswa Program Tahfizh Al-Qur’an

No.
Nama
Nilai
1
Andri
70
2
Apriani
80
3
Edi
70
4
Faqih
85
5
Eva
80
6
Nisak
75
7
Novi
60
8
Nurul
65
9
Santi
60
10
Zumrowi
80

Avedev
7.5

Averagea
            Adalah menghitung rata-rata aritmatika dari nilai-nilai dalam daftar argumen. Fungsi averagea yaitu untuk menghitung rata-rata dalam rentang sel yang terpilih.
Rumus: =AVERAGEA(C2:C11)
Prestasi Akademik Siswa Program Tahfizh Al-Qur’an

no.
Nama
Nilai
1
Andri
70
2
Apriani
80
3
Edi
70
4
Faqih
85
5
Eva
0
6
Nisak
75
7
Novi
60
8
Nurul
0
9
Santi
60
10
Zumrowi
80

Averagea
58


Averageif
Adalah digunakan untuk menghitung rata-rata pada aflikasi ms.exel dan juga untuk mengembalikan atau rata-rata dari argumen.[2]





PENUTUP
Menu yang ada pada paragraf:
1.      Bullets
2.      Numbering
3.      Multievel list
4.      Descrease indent
5.      Increase indent
6.      Sort
7.      Show/hide
8.      Align left
9.      Center
10.  Align right
11.  Justify
12.  Line and paragraf spaching
13.  Shading
14.  border
AverageaAdalah menghitung rata-rata aritmatika dari nilai-nilai dalam daftar argumen. Fungsi averagea yaitu untuk menghitung rata-rata dalam rentang sel yang terpilih.
AverageaAdalah menghitung rata-rata aritmatika dari nilai-nilai dalam daftar argumen. Fungsi averagea yaitu untuk menghitung rata-rata dalam rentang sel yang terpilih.
AverageifAdalah digunakan untuk menghitung rata-rata pada aflikasi ms.exel dan juga untuk mengembalikan atau rata-rata dari argumen.




https://www.icon-iconparagraf.blogspot.com/2012/04.html#ixzz2uZXKTNWI.
http://icon-iconMX.blogspot.com/2012/04.htmlixzz2uZYtdYcN.
http://jurnalMW.blogspot.com/2012/04.html#ixzz2uZZPsRyR.




[1]https://www.icon-iconparagraf.blogspot.com/2012/04.html#ixzz2uZXKTNWI.

[2]http://icon-iconMX.blogspot.com/2012/04.htmlixzz2uZYtdYcN.